Pengembangan Ekowisata di Taman Nasional Ujung Kulon
harus disesuaikan dengan potensi yang dipunyai. Sehingga
dalam pengelolaannya harus dilakukan secara hati-hati.
Pengembangan ekowisata secara sangat terbatas dan bernilai
sangat tinggi dimungkinkan dengan memanfaatkan potensi
spesies unik yang terdapat di dalam kawasan pelestarian
alam. Kegiatan daalam program ini akan memberikan manfaat
bagi kegiatan konservasi di Taman Nasional Ujung Kulon
dan bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam arti bahwa
biaya konservasi Taman Nasional Ujung Kulon dan biaya
program peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat ditanggung
dari kegiatan ekowisata.
Oleh karena itu kerjasama dan kebijakan antara pihak
pengelola Taman Nasional Ujung Kulon dengan pengusaha
ekowisata harus saling menguntungkan.
Kegiatan :
- Penyusunan
Rencana Penggunaan (wisata) Publik/ Public Use Planning
Untuk menyeimbangkan permintaan kunjungan ke taman
nasional dan perlindungan sumberdaya di dalam taman
nasional, maka taman nasional perlu meletakkan strategi
/ rencana agar kedua hal tersebut dapat dijalankan
dengan baik. Penyusunan rencana Penggunaan
oleh Publik (PoP) ini memuat berbagai strategi
untuk mengelola pengunjung ke taman nasional, sehingga
kunjungan mereka justru memberikan kontribusi bagi
perlindungan kawasan. Kegiatan ini dilakukan atas
kerjasama dengan UNESCO/UNEP dan RARE.
- Pembinaan Local
Enterpreneur Dengan Pembentukan Koperasi Gema Umat
(KAGUM)
Dalam rangka mengembangkan wisata alam yang berbasis
masyarakat Taman Nasional Ujung Kulon bekerja sama
dengan WWF-UK memfasilitasi terbentuknya koperasi
KAGUM yang bergerak di bidang jasa wisata. Koperasi
ini beranggotakan masyarakat sekitar kawasan, mengusahakan
penjualan paket-paket wisata ke Taman Nasional Ujung
Kulon. Koperasi ini mewadahi pengelola homestay,
perkumpulan guide dan porter serta pengrajin atau
penyedia souvenir. Di dalam perolehan keuntungan
hasil usaha terdapat ‘benefit sharing’ dimana sebagian
keuntungan disisihkan untuk pembangunan masyarakat
sekitar kawasan.
- Pelatihan Porter
dan Pemandu
Porter
atau pemberi jasa pengangkut barang yang biasanya
dibutuhkan oleh pengunjung terutama untuk trekking
atau hiking di
taman nasional Ujung Kulon dibina dan ditingkatkan
kemampuannya melalui pelatihan. Para porter ini
berasal dari masyarakat sekitar kawasan. Demikian
pula dengan pemandu terutama yang berasal dari masyarakat.
Disamping kegiatan-kegiatan pengelolaan yang langsung
dibawah lima program besar pengelolaan di atas, juga
ada program yang secara terpadu menjadi bagian dari
seluruh program, yaitu :
Kampanye Konservasi
(Pride Campaign), yang merupakan kegiatan
untuk memberikan pengetahuan pada kelompok target dalam
tujuan meningkatkan pemahaman terhadap upaya pelestarian,
memperngaruhi sikap dan pola pikir, serta mendorong
adanya dukungan aksi dari kelompok target untuk secara
aktif ikut serta melakukan kegiatan pelestarian.
Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Balai Taman
Nasional Ujung Kulon dengan UNESCO/UNEP dan RARE.