Penelitian Sejarah, Budaya, Hikayat dan Legenda Taman Nasional Ujung Kulon

Oleh Rahmat, Ade dkk.

Proyek Taman Nasional Ujung Kulon kerjasama dengan
Pemerintah Indonesia dan Selandia Baru Tahap II, 1993-1995

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencatat seluruh pengetahuan sejarah, dan budaya dari kawasan taman nasional, termasuk kehidupan masyarakat yang berada di desa-desa dalam zona penyangga Taman Nasional Ujung Kulon.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi langsung ke situs bersejarah, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah TN. Ujung Kulon terbagi ke dalam asal-usul penamaan Ujung Kulon, peradaban manusia di Ujung Kulon, peninggalan arkeologi patung Ganesha, sejarah Cibom dan Tanjung Layar, serta sejarah pengelolaan kawasan. Kebudayaan masyarakat di sekitar kawasan yang diteliti meliputi unsur-unsur sosial kemasyarakatan, adat istiadat dan kesenian serta pola pemukiman dan pertanian. Berdasarkan temuan di lapangan, kebiasaan hidup masyarakat di sekitar kawasan cenderung mulai bergeser ke arah kehidupan modern. Pola kehidupan yang terjadi adalah sektor-sektor adat kebiasaan, sosial, budaya dan pendidikan sehingga dari sektor-sektor ini pula TN. Ujung Kulon telah terpengaruh. Legenda yang berkembang di masyarakat, antara lain : Legenda Alam Gaib dan Tata Krama memasuki Taman Nasional Ujung Kulon; Legenda tempat-tempat seperti Pulau Pamanggangan, Boboko, Legon Bajo serta