Studi Pola Mata Pencaharian Masyarakat di Sekitar Taman Nasional Ujung Kulon dan Pengaruhnya terhadap Pengembangan Ekoturisme
FRANKY ZAMZANI
Mahasiswa Fak. Kehutanan (KSDH)-IPB (1998)
Taman Nasional Ujung Kulon merupakan salah satu kawasn konservasi yang potensial utnuk dikembangkan sebagai objek ekowisata dan telah ditetapkan sebagai situs Warisan Alam Dunia. Untuk itu dalam pengembangannya diperlukan pengkajian mengenai pola hidup masyarakat, dimana dalam pengembangan ekowisata harus memperhatikan perluasan kesempatan kerja dan peluang berusaha bagi masyarakat sekitar sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomis Taman Nasional Ujung Kulon.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola mata pencaharian masyarakat sekitar Taman Nasional Ujung Kulon dan pengaruhnya terhadap pengembangan ekowisata serta mengidentifikasi adanya peluang untuk pengembangan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekowisata yang berada pada pola mata pencaharian masyarakat.
Penarikan contoh dilakukan dengan Stratified Random Sampling dan hasilnya dideskripsikan secara kuantitaif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari berbagai jenis mata pencaharian dan terdapatnya waktu luang pada kegiatan mereka, mata pencaharian tambahan yang berhubungan dengan ekowisata merupakan alternative peluang berusaha yang penting untuk meningkatkan penghasilan mereka.Mata pencaharian tambahan berupa porter, guide, pedagang/warung, jasa angkutan kapal motor , pembuat souvenir dan usaha home stay. Adanya mata pencaharian tambahan dalam bidang ekowisata ini menyebabkan penghasilan masyarakat bertambah. Berdasarkan jenis mata pencaharian utama untuk golongan I mempunyai kecenderungan mata pencaharian tambahan sebagai porter, guide, dan home stay (untuk petani berlahan besar. Untuk golongan II (nelayan) mempunyai kecenderungan menyediakan jasa angkutan kapal motor. Sedangkan utnuk golongan III (pegawai) membuat souvenir, membuka usaha warung dan home stay sebagai alternative mata pencaharian.
Back | Top | Halaman Depan