Studi Pemanfaatan Air di Kawasan Penyangga Taman Nasional Ujung Kulon Kab. DT II Pandeglang

TIM PENELITI

Kerjasama TNUK-Kedutaan Selandia Baru-Yayasan Mandiri (1994)

Peran serta masyarakat secara aktif dalam pengelolaan wilayah kawasan Taman Nasional telah diakui oleh banyak negara akan keampuhannya seperti di ungkapkan oleh Mc. Kinnon dalam bukunya “Konservasi Kawasan yang dilindungi di Kawasan Tropik”. Strategi ini tidak terlepas dari adanya interaksi yang besar dari masyarakat terhadap wilayah kawasan Taman Nasional baik yang bersifat positif seperti hukum tradisional yang menjaga kelestarian kawasan konservasi dan juga interaksi negatif berupa penetrasi ke dalam wilayah kawasan untuk tujuan eksploitasi sumberdaya yang ada. Strategi pelibatan peran serta aktif masyarakat bagi wilayah kawasan Taman Nasional penting sekali untuk dilakukan, mengingat semakin terdesaknya kebutuhan sumberdaya di dalam wilayah Taman Nasional. Pihak TNUK dituntut untuk senantiasa melakukan pendekatan-pendekatan partisiatif selain upaya penyuluhan dan pencegahan yang bersifat kuratif, sehingga dengan salah satu pendekatan kemitraan melalui pembangunan dan penyediaan berbagai fasilitas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang tinggal di kawasan penyangga dapat dijadikan titik masuk untuk mencapai misi yang diemban oleh Taman Nasional.

 

Back | Top | Halaman Depan