Studi Pendugaan Persaingan Pakan Antara Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dengan Banteng (Bos javanicus) di Resort Cidaun-Cibunar, Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat

Sri Mulyati

Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan, Fak. Kehutanan IPB (1998)

Di TNUK Badak dan Banteng hidup pada habitat yang sama. Dan apabila populasi banteng meningkat pesat diduga akan menyebabkan persaingan intraspesifik antara Banteng dengan Badak Jawa terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis pakan banteng dan badak dan jenis-jenis pakan keduanya yang tumpang tindih, mengetahui kondisi lokasi pakan banteng dan badak jawa di daerah Cidaon-Cibunar dan menduga ada atau tidaknya persaingan pakan antara banteng jawa terutama di daerah Cidaun-Cibunar.Data diperoleh dengan menggunakan melakukan analisa vegetasi di sepanjang jalur Cidaun-Cibunar dengan 2 metode analisis yaitu metode transek dan metode petak ganda. Dari hasil pengamatan diketahui di daerah Cidaun-Cibunar terdapat 88 jenis hijauan pakan banteng baik berupa rumput, pancang, semai maupun herba antara lain rotan ( Calamus sp) , Langkap ( Arenga obtusifolia ), Songgom ( Barringtonia macrocarpa ), patat ( Phrynium repan s), Bingbin ( Apama tomentosa ) dan bangban ( Donax cannaeformis ). Dan diketahui pula terdapat 22 jenis pakan yang sama-sama dimakan banteng dan badak jawa, dimana 10 jenis yang overlap merupakan pakan yang mempunyai palatabilitas tinggi bagi badak jawa yaitu Embelia javanica, Globba sp, Milletia sericera, Diospyros macrophylla, Pseuduvaria reticulate, Erloglossum rubigmosum, Eugenia sub-glauca, Eugenia polyantha, Barringtonia macrocarpa dan Ammomum coccineum .

 

Back | Top | Halaman Depan