Survey Penilaian Potensi Sumberdaya Alam Laut dalam rangka Perluasan Kawasan Konservasi Darat ke arah Laut di Taman Nasional Ujung Kulon

IR. ENDANG KASMARINI ARS, dkk.

Proyek pengembangan kawasan pelestarian laut, Dirjen PHPA-Departemen Kehutanan (1990)

Taman Nasional Ujung Kulon adalah merupakan kawasan yang terdiri dari daratan, pulau-pulau dan perairan disekitarnya. Kawasan daratan merupakan contoh tata ligkungan flora dan fauna hutan hujan tropis dataran rendah di Pulau Jawa yang masih asli dan merupakan habitat terakhir dari Badak bercula satu dan beberapa jenis satwa lain yang langka. Apabila dilihat dari posisinya, TNUK terletak di ujung paling barat Pulau Jawa, memiliki bermacam-macam tipe vegetasi dengan keanekaragaman flora dan fauna didalamnya, meliputi hutan pantai, hutan mangrove, hutan rawa air tawar dan hutan hujan dataran rendah. Pulau Peucang dan Pulau panaitan yang merupakan bagian dari TNUK memiliki pantai berpasir dan berkarang. Vegetasi yang mendominasi pantai pulau-pulau tersebut diantaranya adalah cemara laut ( Casuarina equisetifolia ), Butun ( Barringtonia asiatica ) dan nyamplung ( Callophylum inophyllum ). Disamping itu beberapa biota perairan yang mendominasi perairan di sekitar Pulau Peucang dan Pulau Panaitan diantaranya adalah Acropora sp, Porites sp dan montipora sp. Terumbu Karang tersebut merupakan habitat dari beberaa jenis ikan hias karang yaitu: Pomacanthus sp, Chaetodon sp, dan lain-lain.

 

 

Back | Top | Halaman Depan