Kajian Habitat, Populasi, & Perilaku Owa Jawa Dan Surili di Gunung Honje TNUK
Drs. Sofian Iskandar dkk,
Tim Peneliti PUSLITBANG Hutan dan Konservasi Alam (2002)
Pemanfaatan satwa liar, khususnya primata baik di dalam maupun di luar negeri telah lama dilakukan. Di lain pihak populasi primata di alam menurun. Faktor-faktor penyebab menurunnya populasi adalah persaingan, penyakit, bencana alam dan manusia serta berkurangnya/rusaknya habitat satwa primata. Hutan tropika basah di Indonesia merupakan habitat dari berbagai jenis satwa liar primata diantaranya yaitu Surili ( Presbytis comata ) dan Owa ( Hylobates moloch ). Surili dan Owa adalah diantara jenis primata yang tercatat dalam Red data Book IUCN dengan status Endangered spesies (Zon, 1979; Megantara, 1993). Spesies ini hidup endemik di daerah-daerah tertentu di Jawa Barat, yaitu Gunung Halimun, G. Tilu, G. Gede Pangrango dan Danau Ranca (Anonim, 1987). Ditemukan pula di hutan dataran rendah TNUK, Telaga Patengan Bandung, dan Cagar Alam Kawah Kamojang, Garut (Ruhiyat, 1983). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan populasi Surili dan Owa Jawa, mengetahui luasan dan kualitas habitat alami dan mngetahu perilaku owa jawa dan surili. Berdasarkan hasil analisis, kepadatan populasi Owa di TNUK adalah 5.8 ekor/km2, dengan kepadatan populasi terendah 0.8 ekor/km2 dan tertinggi adalah 9.0 ekor/km2. Sedangkan kepadatan populasi Surili adalah 2.5 ekor/km2. Aktivitas harian Owa Jawa dan Surili hampir sama yaitu antara 11 jam 25 menit sampai 12 jam 50 menit. Jenis makanannya adalah daun-daunan (pucuk/pangkal daun) dan buah-buahan.
Aktivitas beristirahat surili dan owa jawa terdiri dari istirahat panjang (tidur) dan istirahat pendek. Bentuk lokomotor utama surili dan owa jawa adalah bipedal. Dalam setiap aktivitas Surili dan Owa Jawa jantan dewasa berperan dalam melindungi kelompok sedangkan betina dewasa memimpin kelompok.Ada 2 jenis hubungan sosial yaitu hubungan interspesifik (hubungan dalam kelompok) dan intraspesifik (hubungan dengan satwa lain). Kegiatan mencari kutu, berjemur dan berpindah pohon merupakan strategi untuk mengatasi parasit dan penyakit.
Back | Top | Halaman Depan