Prosedur dan Pedoman Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Penyelamatan
Prasidi 1993 – 1995
Berdasarkan UU No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, taman nasional adalah suatu kawasan konservasi yang dikelola dengan system zonasi, dimana salah satu fungsinya diperuntukkan bagi kegiatan rekreasi dan pariwisata. Dengan semakin tingginya frekuensi kunjungan wisatawan ke TNUK, pihak pengelola taman nasional berupaya meningkatkan kemampuan dan ketrampilan personil di bidang SAR dalam rangka antisipasi terhadap kemungkinan kecelakaan/keadaan darurat yang dialami oleh wisatawan.
Tujuan adanya prosedur dan pedoman pelaksanaan dan operasi SAR adalah menjamin berhasilnya suatu tugas kemanusiaan baik yang dilaksanakan oleh unsure SAR TNUK maupun gabungan antara unsur – unsur SAR. Strategi umum yang dikembangkan dalam teknik – teknik pencarian berkisar pada 5 model, yaitu : Preliminary mode yaitu mengumpulkan informasi awal; Confinement mode yaitu mengurung orang yang hilang agar berada dalam areal pencarian; Detection mode yaitu pemeriksaan tempat – tempat yang dicurigai/diperhitungan untuk menemukan orang hilang; Tracking mode yaitu mengikuti jejak/barang – barang yang tercecer; dan Evacuation mode yaitu memberikan perawatan pada korban.
Back | Top | Halaman Depan