Kesempatan untuk Penelitian di Taman Nasional Ujung Kulon
ROSS HODDER
Tim peneliti proyek kerjasama Dept Konservasi New Zealand dan Dirjen PHKA
-Dept. Kehutanan Indonesia (1993)
Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang memiliki berbagai jenis flora, fauna dan bentuk-bentuk kehidupan laut, sejarahnya, kebudayaan penduduk setempat yang memiliki ciri-ciri unik dan nilai-nilai yang layak untuk diteliti telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia. Lingkungan kelautan yang luar biasa, species laut berikut species satwa darat dan berbagai species burung yang banyak diantaranyalangka itu mudah dijangkau dengan prasarana serta fasilitas layanan. Semuanya membuat kawasan ini menjadi suatu daerah penelitian ideal. Penelitian sangat diperlukan untuk menentukan cara bagaimana species yang banyak itu meliputi flora, fauna dan habitat dari banyak species satwa liar yang langka di dalam TNUK dapat dilindungi secara efektif, mengingat pengeksploitasian dan penggunaannya untuk maksud kepariwisataan semakin meningkat. Ciri-ciri utama yang layak diteliti: data tampung TNUK untuk Badak Jawa dan pengembangan strategi konservasi secara efektif yang terkait untuk species tersebut; penilaian terhadap kepekaan populasi tersisa dari Owa dan Surili yang endemic terhadap gangguan serta langkah-langkah efektif yang diambil untuk melestarikannya; pengembangan praktek pengelolaan sumber daya kelautan secara efektif serta upaya pelestarian. Species-species lain dan bidang-bidang lain seperti arkeologi, kebudayaan dan hubungan antara penduduk setempat dengan TNUK merupakan topic penelitian yang menarik yang secara langsung dapat diterapkan demi kepentingan kelestarian sumber daya TNUK untuk jangka panjang secara efektif.
Back | Top | Halaman Depan