Survey Flora, Fauna dan Kesempatan Rekreasi Pulau Panaitan Taman Nasional Ujung Kulon
AGUS PRIAMBUDI dan MOH. HARYONO
Taman Nasional Ujung Kulon
Tujuan dari survei ini adalah : (1) Menelaah dan mendokumentasikan pustaka hasil-hasil penelitian yang pernah dilakukan di Pulau Panaitan, (2) Mengetahui komposisi, struktur dan kondisi vegetasi Pulau Panaitan, (3) Mengidentifikasi jenis, menghitung populasi relatif dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kehidupan satwa mamalia, reptil dan burung, (4) Menaksir kapasitas hutan dalam melestarikan jenis-jenis satwa yang diintroduksi manusia dalam 30 tahun terakhir, (5) Menentukan kesempatan rekreasi melalui identifikasi keadaan, spesifik tempat, batas dan karakteristiknya, (6) Memberikan rekomendasi yang layak untuk kelestarian pengembangan kawasan.
Metode yang digunakan dalam survei ini adalah : ‘ Line Transect Circular Plot atau Transek Garis Berplot' untuk inventarisasi vegetasi; ‘ Line Transect Sample Counts' untuk inventarisasi mamalia, dan Index Point of Abundance' untuk inventarisasi burung. Sedangkan untuk kesempatan rekreasi dilakukan observasi langsung ke obyek-obyek wisata yang dianggap potensial.
Hasil survei ini menunjukkan bahwa vegetasi pulau Panaitan menampilkan keragaman seperti di Semenanjung Ujung Kulon, yaitu vegetasi mangrove, vegetasi pantai, vegetasi dataran rendah dan vegetasi dataran agak tinggi. Vegetasi mangrove memperlihatkan dominasi jenis Rhizophora mucronata terdapat di Tanjung Parat, Legon Lentah dan sekitar muara sungai Cibariang, sedangkan jenis Sonneratia banyak ditemukan di Legon Mandar. Vegetasi pantai didominasi oleh Barringtonia asiatica , Callophyllum inophyllum , Hernadia peltata , Hibiscus tiliaceus , dan Terminalia catappa . Komunitas Pandanus tectorius nampak di Legon Semadang dan Tanjung Kadam; Casuarina equisetifolia berada di sekitar Legon Haji da Tanjung Parat, sedangkan formasi Pes caprae terlihat di Legon Mandar. Vegetasi hutan hujan dataran rendah didominasi oleh F. Callosa , B. Arborescens , Gnetum gnemon dan lain-lain. Vegetasi dataran tinggi didominasi oleh D. puberulum , F. glomerata , C. odorata , P. tinctorium dan masih banyak lainnya.
Beberapa jenis mamalia yang berhasil dijumpai seperti : Babi hutan (Sus scrofa), Kancil ( Tragulus javanicus ), Muncak ( Muntiacus muntjak ), Bajing (C ollosciurus notatus ), Kalong ( Pteropus vampirus ) dan Rusa ( Cervus timorensis ). Selain itu juga ditemukan monyet ekor panjang ( Macaca fascicularis ), Musang ( Porodoxerus lemmaproditus ). Berbagai Reptil di Panaitan adalah buaya ( Crocodylus porosus ), Penyu Hijau ( Chelonia mydas ), Biawak ( Varanus salvator ). Lebih dari 92 jenis burung ditemukan di pulau ini, antara lain : Murai ( Copsychus malabaricus ), Beberut ( Megalaima corvina ), dan Prenjak Kuning ( Oriolus chinensis ).
Berdasarkan obyek wisata yang dimiliki, maka Panaitan memiliki kesempatan rekreasi yang bervariasi.
Back | Top | Halaman Depan